Kenaikan Dividen Perusahaan di Bursa Tokyo Capai 13%

 

Sebagian besar pembayaran dividen perusahaan besar kepada para pemegang sahamnya pada bulan September akan naik 13 persen, yang merefleksikan pertumbuhan pendapatan, ungkap data yang dirilis SMBC Nikko Securities Inc. Senin (06/10).

Dari hasil survei yang dilakukan, dividen yang akan dibagikan perusahaan terdaftar di First Section Bursa Tokyo totalnya lebih dari 13 triliun yen, baik untuk pembayaran semesteran pada periode April-September atau tahunan terhitung dari bulan Oktober 2013 sampai September 2014.

Sejumlah perusahaan bahkan mulai menaikan dividen seiring dengan pertumbuhan pendapatan, dan bukannya membayar sesuai dengan tahun sebelumnya yang tanpa memperhitungkan fluktuasi pendapatan, papar Ota Kayoko, analis di SMBC Nikko Securities.

Diantara perusahaan yang meningkatkan pembayaran dividennya yakni Secom Co. penyedia jasa keamanan, yang untuk pertama kalinya membayarkan dividen tengah tahunan.

Sementara Mitsubishi Motors Corp. dan Kawasaki Heavy Industries Ltd. berencana memulai pembayaran dividen tengah tahunan untuk pertama kalinya.

Sedangkan Honda Motor Co. berencana meningkatkan pembayaran dividen tengah tahunan 2 yen per saham menjadi 22 yen, merefleksikan besarnya pendapatan yang sebagian besar dipicu depresiasi yen terhadap mata uang utama lainnya.

Namun berlainan dengan Sony Corp. perusahaan perangkat elektronik raksasa ini memutuskan tidak membagikan dividen karena buruknya kinerja akibat lesunya penjualan ponsel pintar dan pelaksanaan restrukturisasi.

Untuk keseluruhan tahun fiskal 2013, perusahaan yang terdaftar di First Section Bursa Tokyo membayarkan total dividen lebih dari 8 triliun yen.

Namun apakah pembayaran dividen gabungan pada tahun fiskal 2014 akan mencetak rekor baru masih belum ada kejelasan, karena kenaikan pajak konsumsi pada bulan April membebani belanja konsumen dan kemungkinan akan berdampak pada pertumbuhan pendapatan perusahaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laba Bersih Nintendo Semester-I 2014 Capai 14,3 Miliar Yen

Empat Partai Oposisi Pertimbangkan Kerjasama