Gerai di AS Merugi, Laba Fast Retailing Anjlok

 

 Kelompok perusahaan Fast Retailing Co. mengalami penurunan laba pada bulan Agustus 28.7 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya menjadi 74.55. juta yen karena kerugian yang dialami jaringan gerai Uniqlo di Amerika Serikat.

“Perusahaan kami ingin memperbaiki posisi di AS dan mencapai puncak untuk menjadi nomor 1 di dunia. Kami hendak membuka 100 gerai dalam satu tahun ini di AS,” ungkap Pimpinan dan Presiden Yanai Tadashi Kamis (09/10).

Fast Retailing mengalami kerugian besar pada jaringannya di J Brand Holdings LLC yang diakusisinya pada Desember 2012.

J Brand tidak menjadi satu-satunya label global milik Fast Retailing dengan performa buruk untuk tahun ini. Pendapatan pun cenderung turun dari Theory, Princesse Tam Tam dan GU.

Gerai Uniqlo di AS mengalami kerugian karena musim panas yang dingin dan biaya yang cukup tinggi untuk pembukaan gerai baru. Penurunan profit terjadi untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir.

Sementara untuk laba operasi turun 2.8 persen menjadi 130.40 milyar yen, dengan nilai penjualan 1.38 triliun yen, naik 21 persen.

Namun, berbeda dengan penurunan yang dialami di pasar Amerika Serikat, jaringan penjualan Uniqlo di Jepang dalam tahun ini meningkat hingga 4.7 persen, sementara penjualannya di Cina, Taiwan, dan Korea Selatan melonjak hingga 64.7 persen secara cepat.

Pada tahun bisnis yang dimulai 1 September, Fast Retailing mengharapkan kelompoknya dapat memperoleh laba bersih sebesar 100 milyar yen dan laba operasi sebesar 180 milyar yen dengan nilai penjualan 1,6 triliun yen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laba Bersih Nintendo Semester-I 2014 Capai 14,3 Miliar Yen

Kenaikan Dividen Perusahaan di Bursa Tokyo Capai 13%

Empat Partai Oposisi Pertimbangkan Kerjasama