Berwisata Melihat Monyet Salju Dan Kuil Zenkoji di Nagano

NaganoJigokudaniSetelah menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin ke-7 pada tahun 1998, Nagano mendapat pengakuan internasional sebagai destinasi olahraga musim dingin kelas dunia. Selain itu, akses yang mudah serta lokasi yang lebih dekat dari kota-kota besar di Jepang, seperti Tokyo dan Osaka membuat Nagano menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun internasional.  Beberapa lokasi wisata yang paling terkenal adalah Taman Monyet Jigokudani dan Kuil Zenkoji.


Jigokudani Yaen Kouen atau Taman Monyet Jigokudani terletak di sebelah utara prefektur Nagano. Jigokudani sendiri berarti lembah neraka, karena adanya sumber air panas yang memancar di wilayah tersebut. Taman yang terkenal akan monyet saljunya ini hanya berjarak 55 menit dengan menggunakan bis ekspres dari Stasiun Nagano, namun dikarenakan tumpukan salju yang lebat, akses menuju pintu masuk taman ini hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki melalui tanjakan curam sepanjang 2 kilometer.


Monyet salju menjadi daya tarik lokasi wisata tersebut karena moyet ini adalah satu-satunya primata yang hidup di daerah beriklim dingin. Uniknya lagi, monyet salju memiliki pemandian air panas pribadi yang digunakan untuk menghangatkan diri. Selain itu, monyet-monyet yang ada di taman ini dibiarkan hidup di alam bebas sehingga para wisatawan dapat mengamati monyet-monyet tersebut dari jarak dekat. Walupun bernama monyet salju, monyet-monyet ini tidak hanya dapat dilihat pada saat musim dingin saja, karena monyet-monyet ini selalu berada di sekitar wilayah tersebut .


Untuk menikmati wisata Taman Monyet Jigokudani ini Nagano Dentetsu memberikan penawaran menarik, yaitu tiket Snow Monkey Day seharga 2.900 yen. Tiket ini sudah termasuk biaya transportasi dan biaya tiket masuk Taman Monyet Jigokudani. Selain terkenal akan monyet saljunya, Nagano juga terkenal akan soba, dan dengan membeli tiket Snow Monkey Day ini para wisatawan juga akan mendapatkan banyak kupon diskon berbagai restoran.


NaganoZenkojiSelain Taman Monyet Jigokudani, lokasi wisata yang terkenal lainnya adalah Kuil Zenkoji, yaitu kuil yang dibangun 1.400 tahun yang lalu sebelum agama Buddha di Jepang terpecah menjadi beberapa sekte. Di kuil ini juga terdapat Hibutsu yang dipercaya sebagai patung Buddha pertama yang dibawa ke Jepang. Selain untuk penganut agama Buddha, kuil ini juga terbuka untuk umum. Dengan harga 500 yen pengunjung dapat menjelajahi aula utama, koridor suci, dan musium yang terdapat di kuil ini. Kuil Zenkoji buka mulai pukul 4:30 – 16:30, namun dapat berubah tergantung musim.


Hibutsu merupakan patung Buddha yang tidak boleh diperlihatkan kepada publik, oleh karena itu dibuatlah acara Zenkoji Gokaicho untuk memperlihatkan replika Hibutsu, yaitu Maedachi Honzon. Zenkoji Gokaicho adalah acara besar yang diselenggarakan Kuil Zenkoji pada musim semi setiap enam tahun sekali. Acara ini terakhir kali diselenggarakan pada bulan April dan Mei tahun 2015 dan akan diselenggarakan kembali pada tahun 2021.


NaganoChuodoriAkses menuju Kuil Zenkoji sangat mudah, yaitu dengan berjalan kaki dari Stasiun Nagano selama 30 menit melalui jalan Chuo Dori. Di sepanjang jalan Chuo Dori banyak sekali toko-toko yang dapat dikunjungi, seperti café, Asian Night Market, Teater Kabuki, dan Izakaya atau bar ala Jepang. Selain Chuo Dori ada juga Nakamise Dori yang terletak disekitar Kuil Zenkoji. Disana terdapat beberapa toko oleh-oleh dan restoran soba.


Nagano merupakan penghasil apel dan anggur terbesar kedua di Jepang, oleh karena itu hal menarik lain yang dapat dilakukan di Nagano adalah memetik buah. Kegiatan ini dapat dilakukan mulai bulan Juni hingga November. Buah yang dapat dipetik setiap bulannya pun berbeda-beda, seperti ceri pada bulan Juni, peach pada bulan Juli, apel pada bulan September hingga November, dan anggur pada bulan Oktober.


Daya tarik yang dimiliki Nagano menjadikannya tujuan wisata yang tidak kalah menarik dengan kota-kota lain yang ada di Jepang, hingga saat ini jutaan wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi Nagano setiap tahunnya.